Jangan Singgah, Kalau Tidak Menetap. Ini Hati Bukan Halte

Kini kamu kembali memohon kepadaku sesudah untuk kesekian kalinya kamu pergi dan memohon untuk kembali. Kaupun kembali membeberkan rasa dan alasanmu sehinggaku luluh dan terbuai untuk kebeberapa kalinya, tapi mungkin untuk kali ini saya tidakkan termakan dan terhalu alasannya ialah sederet kata dan janjimu sekarang sudah menjadi kenang dan pengalaman memilukan.

  • Kau Sangat Lihai Dalam Meyakinkan.
Kini kamu kembali memohon kepadaku sesudah untuk kesekian kalinya kamu pergi dan memohon unt Jangan Singgah, Jika Tidak Menetap. Ini Hati Bukan Halte
(Gambar/ Celltrion Entertainment )

Aku masih ingat ketika pertama kali kamu pergi dan meninggalkanku tanpa alasan. Aku begitu mencicipi sakit dan luka hingga separuh kewarasanku melayang. Aku hampa dan saya tidak berdaya. Namun disaatku mulai berusaha bangkit, kamu tiba kembali dengan seikat kata maaf sambil mengenggam kedua tangganku. kamu meyakinkanku bahwa kamu mencintaiku, dan katamu dulu kamu pergi alasannya ialah sesuatu hal yang sulit untuk disampai dan diceritakan. Akupun luluh dan tersentuh.

  • Kau bisa membuatku tersenyum dan tertawa lepas.

Luar biasanya kamu bisa membuatku tersenyum dan tertawa lepas dengan segala andai dan lawakan padahal ketika itu kamu dan saya gres saja merampungkan perselisihan diantara kita. Kau menciptakan sebuah andaian, saya tersipu. Kau menciptakan lelucon, Aku tertawa. Kau mengatakan langit tapi kamu benamkan kukebumi dengan belati. Sunguh kejam dan sadisnya caramu.

  • Kau pandai mengkail dan memancing
Kini kamu kembali memohon kepadaku sesudah untuk kesekian kalinya kamu pergi dan memohon unt Jangan Singgah, Jika Tidak Menetap. Ini Hati Bukan Halte
(Gambar/ Celltrion Entertainment )

Kau bercerita ihwal segala kesedihan dan usaha yang kamu lewati. kamu membutuhkan semangat dan support. ku semangati dan kusupport semua kebutuhan dan keperluanmu. Aku tidak menghitung dan menimbang. Selagi kamu tetap mau berusaha dan berjuang, ku tak peduli kuterpuruk atau bangkut. Karna bagiku, memperjuangkanmu sama saja meperjuangkan kita. Namunku salah, saatku tak bisa memenuhi semua keinginamu, kamu memaki dan mencaciku lantas kembali pergi meninggalkanku.

  • Ini Hati Bukan Halte
Kini kamu kembali memohon kepadaku sesudah untuk kesekian kalinya kamu pergi dan memohon unt Jangan Singgah, Jika Tidak Menetap. Ini Hati Bukan Halte
(Gambar/ Celltrion Entertainment )

Dan
kini kamu kembali kepadaku dengan membawa seikat bunga dan secarik puisi. Kau kembali
berusaha keras meyakinkanku. Kau buat andaian dan lawakan tapi maaf saya sudah
tidak termakan dan terbuai dengan semua kata dan usahamu. Dan kaupun bagai
berada dikapal tenggelam samudera terdalam. Kau menangis di hadapanku, kamu ingin
mengembalikan semua sakit dan buah tanganku. Tapi sekali lagi maaf, saya tidak
menginginkan itu dan saya tidak bisa mengatakan ruang dan kesempatanmu untuk
kembali meskipun bersama-sama saya tidak tega padamu.

Dan semua yang telah terjadi dan berlalu biarlah berakhir. Aku tidak ingin melihat batin dan dadaku kembali tersakiti. Aku tidak rela hatiku menjadi daerah repetisimu mengembara dilautan hati para pecinta. Dan saya juga sudah muak dengan segala cara dan makimu. Untuk kesekian kalinya Jangan singgah, kalau tidak menetap. Ini hati bukan halte. Ini hati, untuk menetap, bukan untuk singgah. Dan kamu pun sekarang sudah tidak kuizinkan menetap dan kembali singgah.